Polisi Buru Pelaku Pembobolan Kantor Ombudsman Malut, Server CCTV Jadi Sasaran

Polres Ternate cek TKP pembobolan Kantor Ombudsman RI Perwakilan Maluku Utara (Foto/istimewa)

TERNATE – Satreskrim Polres Ternate memburu pelaku pembobolan Kantor Ombudsman RI Perwakilan Maluku Utara terjadi di Kelurahan Santiong, Kecamatan Ternate Tengah.

Pelaku diduga beraksi secara terencana dengan menyasar perangkat penting, termasuk server dan hard disk CCTV berfungsi merekam aktivitas di lingkungan kantor.

Kasus tersebut terungkap pada Jumat (19/6/2026) pagi setelah petugas kebersihan menemukan kondisi kantor dalam keadaan acak-acakan. Sejumlah ruangan penting terlihat telah diobrak-abrik, sementara kaca jendela ruang Bendahara Pembantu Perwakilan ditemukan pecah.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak Ombudsman melalui rekaman video yang memperlihatkan kerusakan di dalam gedung. Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sejumlah barang inventaris dipastikan hilang.

Pelaku diduga masuk ke dalam gedung dengan merusak bagian bangunan. Polisi menemukan kerusakan pada plafon dan seng Ruangan 205 yang diduga menjadi jalur masuk pelaku sebelum melancarkan aksinya.

Tak hanya membobol ruangan, pelaku juga membawa kabur satu unit telepon genggam Samsung, hard disk CCTV, tiga unit hard disk PC/laptop, serta satu unit server CCTV. Total kerugian akibat aksi tersebut diperkirakan mencapai Rp 9,63 juta.

Kasat Reskrim Polres Ternate AKP Bakry Syahruddin melalui Kasi Humas Polres Ternate IPDA Sudirjo menegaskan, pihaknya telah menerima laporan dan kini tengah mengintensifkan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

“Satreskrim Polres Ternate sedang melakukan serangkaian penyelidikan. Kami mengumpulkan keterangan saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara dan mendalami seluruh petunjuk yang ada untuk mengungkap pelaku,” tegas Sudirjo saat di konfirmasi, Sabtu (21/2026).

Menurutnya, hilangnya server dan hard disk CCTV menjadi perhatian khusus penyidik karena perangkat tersebut diduga menyimpan rekaman yang dapat mengungkap aktivitas pelaku saat beraksi.

Polres Ternate memastikan tidak akan berhenti pada tahap penerimaan laporan semata. Tim penyidik kini bekerja memburu pelaku dan menelusuri seluruh jejak yang ditinggalkan di lokasi kejadian.

“Kami berkomitmen mengungkap kasus ini secara profesional. Setiap petunjuk yang ditemukan akan ditindaklanjuti untuk memastikan pelaku dapat segera diidentifikasi dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami kemungkinan pelaku beraksi seorang diri atau melibatkan lebih dari satu orang. Sejumlah saksi telah diperiksa dan proses penyelidikan terus berjalan untuk membongkar aksi pembobolan yang menyasar kantor lembaga negara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini