Mahasiswa KKN Unkhair Sulap Balisoan Utara Jadi Panggung Literasi, Ratusan Anak Antusias Ikuti Festival Edukatif
HALBAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) Desa Balisoan Utara, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat, sukses menggelar Festival Literasi bertema “Bersama Literasi Wujudkan Generasi Cerdas dan Kreatif” Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat, pemerintah desa, tenaga pendidik, hingga perwakilan Dinas Perpustakaan.
Festival ini menjadi ruang edukatif untuk menumbuhkan budaya membaca sekaligus mengasah kreativitas anak-anak sejak usia dini.
Peserta yang berasal dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) tampak antusias mengikuti berbagai perlombaan, mulai dari Lomba Membaca Nyaring menggunakan Bahasa Sahu dan Bahasa Indonesia, Storytelling, hingga Lomba Mewarnai.
‎Koordinator Desa (Kordes) KKN Unkhair Balisoan Utara, Priti Windi K. Polulu, mengatakan lomba membaca nyaring menjadi salah satu agenda utama karena tidak hanya melatih kemampuan membaca dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang baik, tetapi juga menjadi media pelestarian Bahasa Sahu sebagai identitas budaya masyarakat setempat.
“Penggunaan Bahasa Indonesia tetap menjadi bagian penting untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta, sementara Bahasa Sahu kami hadirkan sebagai upaya menjaga dan melestarikan bahasa daerah,” ujar Priti.
Ia menjelaskan, lomba storytelling menjadi wadah bagi peserta untuk mengasah keberanian, kreativitas, serta kemampuan berkomunikasi melalui penyampaian cerita yang menarik.
Sementara lomba mewarnai memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi dan kreativitas melalui karya seni.
Menurutnya, pelaksanaan Festival Literasi berlangsung meriah dan penuh semangat. Dukungan dari orang tua, guru, pemerintah desa, hingga masyarakat menjadi bukti bahwa penguatan budaya literasi merupakan tanggung jawab bersama.
“Melalui kegiatan ini kami berharap anak-anak semakin mencintai membaca, memiliki kemampuan literasi yang baik, sekaligus bangga terhadap bahasa dan budaya lokal sejak dini,” katanya.
Priti menambahkan, Festival Literasi diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi Balisoan Utara yang cerdas, kreatif, percaya diri, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya daerah.
‎Ia menegaskan, tema “Bersama Literasi Wujudkan Generasi Cerdas dan Kreatif” mengandung pesan agar literasi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama anak-anak. Dengan budaya membaca yang kuat, diharapkan lahir generasi yang inovatif, berpikir kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada media partner KierahaPost yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” tuturnya.
‎Festival Literasi tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Balisoan Utara dan dihadiri perwakilan Dinas Perpustakaan, para guru, tokoh masyarakat, serta warga yang memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya kegiatan tersebut.





Tinggalkan Balasan