Jalan Berlubang Makan Korban, Warga Torano Turun Tangan Perbaiki, Pemerintah Diminta Jangan Tutup Mata

Foto warga Lingkungan Torano bergotong royong menambal jalan berlubang menggunakan semen dan pasir secara swadaya (Dok/Yasim Mujair/kierahapost.com)

TERNATE – Kesal karena jalan tak kunjung diperbaiki, warga RT 006 Lingkungan Torano, Kelurahan Marikurubu, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, bergotong royong menambal jalan berlubang menggunakan semen dan pasir secara swadaya.

Jalan yang rusak sejak bertahun-tahun itu disebut telah memakan korban dan kini mendesak pemerintah segera bertindak.

Ketua RT 006, Hafid Abdulrahman, mengatakan ruas jalan tersebut dibangun pada 2015. Namun hingga kini kondisinya semakin rusak dengan lubang yang tersebar di sejumlah titik dan membahayakan pengguna jalan.

‎Karena tidak ada perbaikan, warga akhirnya patungan membeli semen dan pasir untuk menutup lubang agar kendaraan masih bisa melintas. Meski demikian, perbaikan swadaya tersebut hanya bersifat sementara.

‎”Jalan ini sudah tidak layak dilalui. Kami terpaksa bergotong royong membeli semen dan pasir untuk menambal jalan karena belum ada perhatian dari pemerintah,” ujar Hafid, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut telah menyebabkan sejumlah kecelakaan.Beberapa pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Hafid juga menyebut seorang ibu hamil diduga mengalami keguguran setelah melintasi jalan berlubang itu.Karena khawatir kejadian serupa terulang, warga kini mengimbau ibu hamil agar tidak melewati ruas jalan tersebut.

‎Ia berharap pemerintah tidak lagi menutup mata terhadap kondisi jalan di Lingkungan Torano. Mereka meminta perbaikan permanen segera dilakukan agar tidak ada lagi korban akibat infrastruktur yang rusak.

“Kami mendesak pemerintah segera memperbaiki jalan ini. Jangan tunggu korban berikutnya baru bertindak. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegas Hafid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini