Fokus Tangani Kasus Pelecehan, Polres Belum Periksa Kadis DKP Halbar di Kasus Kapal Rp 5 Miliar

Foto Kapolres Halmahera Barat AKBP Teguh Patriot (Dok/Yasim Mujair/kierahapost.com)

HALBAR – Polres Halmahera Barat (Halbar) hingga kini belum memeriksa Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Halbar, Agustinus Maholle, dalam penyelidikan dugaan penyimpangan proyek pengadaan kapal tangkap fiberglass beserta sarana pendukung senilai Rp 5.027.850.450.

Alasan belum dilakukannya pemeriksaan terhadap Kepala DKP tersebut disampaikan langsung Kapolres Halmahera Barat AKBP Teguh Patriot. Ia mengatakan penyidik saat ini masih memprioritaskan penanganan perkara lain.

“Belum, lihat jadwal. Kita masih fokus kasus pelecehan, lagi praperadilan,” kata Teguh saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).

Kasus dugaan penyimpangan proyek kapal fiberglass tersebut mencuat setelah adanya laporan dan keluhan dari kelompok nelayan penerima bantuan. Mereka menilai kapal, alat tangkap, serta perlengkapan keselamatan pelayaran yang disalurkan melalui program tersebut tidak memberikan manfaat sebagaimana yang dijanjikan.

Meski Kepala DKP belum diperiksa, penyidik telah melakukan serangkaian penyelidikan. Sejumlah pejabat internal DKP Halbar, panitia pengadaan, pihak penyedia, hingga puluhan nelayan penerima bantuan telah dimintai keterangan.

Selain memeriksa para saksi, penyidik juga telah mengamankan berbagai dokumen penting, mulai dari dokumen perencanaan, kontrak kerja, hingga mekanisme penyaluran bantuan.

Dokumen-dokumen tersebut kini masih dianalisis untuk mengungkap ada atau tidaknya unsur penyimpangan dalam proyek bernilai lebih dari Rp5 miliar tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini