FKIK Unkhair Edukasi Siswa SMA IT Nurul Hasan, Tekankan Pentingnya Skincare Aman dan Sesuai
TERNATE – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun (Unkhair) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik bersama dosen menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa edukasi bertajuk “Pemilihan dan Penggunaan Skincare yang Aman Sesuai Usia” bagi siswa SMA IT Nurul Hasan.
Kegiatan yang berlangsung di SMA IT Nurul Hasan, Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Rabu (29/7/2026), diikuti 46 siswa kelas XI dan XII.
Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran remaja dalam memilih dan menggunakan produk perawatan kulit (skincare) yang aman, sesuai usia, jenis kulit, dan telah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan.
Tim PKM dipimpin oleh Lola Tulak Rerung, M.Farm., bersama apt. Marhamah, S.Farm., M.Farm., Muh. Danial Fajri, M.Farm., M.Si., apt. Herri Yulimanida, S.Farm., M.Farm.Klin., dan Asriyani Abdullah, S.Si., M.Biomed. Kegiatan turut melibatkan mahasiswa Program Studi S1 Farmasi, S1 Kedokteran, dan S1 Psikologi Universitas Khairun.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA IT Nurul Hasan, Siti Qamariah Rumaru, S.T., dalam sambutannya mengatakan remaja merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap berbagai pengaruh lingkungan, sehingga perlu dibekali literasi yang baik sejak dini.
“Remaja sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan, baik dari teman maupun komunitas. Karena itu, kita harus membekali diri dengan literasi yang baik. Semoga kegiatan ini menjadi bekal ilmu yang dapat diterapkan di luar sekolah. Terima kasih kepada dosen dan mahasiswa Universitas Khairun atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga seluruh siswa memperoleh ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.
Sebelum sesi edukasi dimulai, Ketua Tim PKM, Lola Tulak Rerung, M.Farm., menyerahkan plakat kepada pihak SMA IT Nurul Hasan sebagai simbol apresiasi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung program edukasi kesehatan.
Dalam pemaparannya, Lola menjelaskan bahwa penggunaan skincare pada remaja harus disesuaikan dengan usia, kondisi, serta jenis kulit masing-masing. Menurutnya, pemahaman terhadap keamanan produk menjadi hal yang tidak kalah penting dibanding mengikuti tren yang berkembang di media sosial.
Peserta juga diberikan edukasi mengenai cara mengenali produk yang telah memiliki izin edar BPOM, membaca informasi pada label kemasan, memahami kandungan aktif dalam produk skincare, hingga menerapkan tahapan dasar perawatan kulit seperti membersihkan wajah, menggunakan pelembap, dan tabir surya.
Ia mengingatkan agar para remaja tidak mudah tergiur menggunakan produk yang sedang viral tanpa memastikan keamanan dan legalitasnya.
“Remaja harus menjadi konsumen yang cerdas.Jangan hanya mengikuti tren, tetapi pilihlah produk yang telah memiliki izin edar BPOM, sesuai usia dan jenis kulit, serta digunakan dengan benar agar manfaatnya optimal dan kesehatan kulit tetap terjaga,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa antusias mengikuti materi dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar penggunaan skincare yang tepat bagi remaja.
Banyak peserta mengaku baru memahami pentingnya memperhatikan kandungan, keamanan, dan legalitas produk sebelum menggunakannya, karena sebelumnya mereka lebih sering memilih skincare berdasarkan rekomendasi teman atau tren di media sosial.
Sebagai penutup, panitia membagikan doorprize kepada peserta yang aktif selama sesi diskusi.
Melalui kegiatan ini, Tim PKM FKIK Universitas Khairun berharap para siswa memiliki literasi kesehatan yang lebih baik, sehingga mampu menjadi konsumen yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam memilih serta menggunakan produk skincare yang aman sejak usia remaja.















Tinggalkan Balasan