Gubernur Sherly Apresiasi Gerak Cepat Polda Malut Tangani Penyerahan Senjata Api

Foto Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos,wakil Gubernur dan Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman saat melaksanakan konfrensi pers (Dok/Yasim Mujair/kierahapost.com)

SOFIFI – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos memberikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara atas langkah cepat dalam merespons penyerahan senjata api secara sukarela oleh masyarakat.

Menurut Sherly, langkah kepolisian tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas daerah.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan terus memperkuat kerja sama dengan aparat keamanan untuk memastikan situasi di Bumi Kie Raha tetap aman dan kondusif.

“Apresiasi kepada Polda Maluku Utara yang dipimpin Kapolda karena bergerak cepat. Kami Forkopimda Provinsi Maluku Utara akan bekerja sama memastikan keamanan, kestabilan, dan kedamaian di Bumi Kie Raha Maluku Utara,” kata Sherly Senin (17/8/2026).

Ia menilai, respons cepat Polda Maluku Utara terhadap penyerahan senjata api secara sukarela merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Menurutnya, keputusan warga menyerahkan senjata api menunjukkan adanya kesadaran untuk mengedepankan perdamaian daripada kekerasan.

“Gerak cepat dari Polda Maluku Utara dalam merespons penyerahan senjata api secara sukarela dari warga tentu kami apresiasi. Kepada warga yang sudah menyerahkan senjata api, ini merupakan bentuk memilih damai dibandingkan kekerasan,” ujarnya.

Sherly mengatakan, kesediaan masyarakat menyerahkan senjata api juga memiliki makna penting terhadap kondisi keamanan di Maluku Utara. Ia menyebut langkah tersebut sebagai salah satu bentuk kepercayaan masyarakat kepada kepolisian.

“Ini memiliki arti bahwa masyarakat Maluku Utara menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap Polda Maluku Utara dan memilih untuk menjaga keutuhan NKRI dibandingkan dengan pengaruh-pengaruh negatif lainnya,” tegasnya.

Gubernur juga mengimbau masyarakat yang masih menyimpan senjata api di rumah agar tidak takut atau ragu untuk menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

Ia meminta warga mendatangi Polda Maluku Utara untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya juga menekankan, buat masyarakat Maluku Utara yang masih menyimpan senjata api di rumah, bisa datang langsung ke Polda Maluku Utara untuk ditindaklanjuti,” kata Sherly.

Menurut Sherly, langkah masyarakat menyerahkan senjata api secara sukarela merupakan pilihan yang tepat demi menciptakan situasi keamanan yang lebih baik. Pemerintah daerah pun, kata dia, akan terus mendorong terciptanya suasana yang aman, damai, dan stabil di seluruh wilayah Maluku Utara.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta masyarakat semakin kuat sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah dan kedamaian di Bumi Kie Raha tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini