Wisata Morotai Digenjot, Pusat Turun Tangan

Foto Ahdad Hi Hasan (Dok/istimewa)

MOROTAI – Pemerintah Pusat mulai serius mendorong pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Potensi wisata Morotai kini diarahkan masuk dalam pengembangan jangka panjang melalui Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIDPN) 2026 – 2044.

Langkah tersebut diperkuat dengan penyempurnaan dokumen perencanaan teknis terkait sistem dan layanan integrasi transportasi antarmoda di daerah pariwisata Pulau Morotai.

Morotai dinilai memiliki modal besar untuk menjadi salah satu kawasan wisata unggulan Indonesia. Selain memiliki wilayah kepulauan yang strategis di ujung timur Indonesia, Morotai juga menyimpan kekayaan wisata bahari, diving, snorkeling, ekowisata, pulau-pulau kecil, sejarah Perang Dunia II hingga kekayaan budaya masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menyatakan siap mendukung penuh agenda Pemerintah Pusat tersebut.

Asisten II Bidang Pembangunan dan Administrasi Umum Setda Pemda Morotai, Ahdad Hi Hasan mengatakan, penyempurnaan dokumen perencanaan transportasi pariwisata menjadi bagian penting untuk memperkuat konektivitas menuju berbagai destinasi wisata di Morotai.

“Jadi, hari ini sudah dilakukan terkait dengan perencanaan transportasi pariwisata khususnya di Kabupaten Pulau Morotai. Pemda Morotai berterima kasih kepada Pemerintah Pusat telah membuat perencanaan yang konkret, sehingga perkembangan pariwisata Morotai jauh lebih baik dan ke depan lebih berkembang sebagaimana yang telah direncanakan,” ujar Ahdad, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, pengembangan pariwisata Morotai tidak boleh berhenti pada tataran perencanaan. Program yang telah disusun Pemerintah Pusat harus benar-benar ditindaklanjuti melalui pembangunan dan penguatan infrastruktur pendukung.

Ahdad menegaskan Pemda Morotai siap mengawal dan mendukung program tersebut agar arah pengembangan pariwisata yang dirancang untuk periode 2026–2044 benar-benar memberikan dampak terhadap daerah.

“Kami daerah siap mendukung semua itu sebagai arah pengembangan tahun 2026 dan 2044 Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional di Morotai. Morotai di level kementerian, Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda, menjadi satu kebanggaan Morotai,” tegasnya.

Pengembangan ini melibatkan sejumlah unsur Pemerintah Pusat dan kementerian/lembaga terkait, di antaranya Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Pariwisata, Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Kementerian, Direktur Konektivitas dan Infrastruktur Logistik Kementerian PPN/Bappenas, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Direktorat Angkutan Jalan/Ditjen Perhubungan Darat serta Direktorat Bandar Udara.

Dengan keterlibatan lintas kementerian dan lembaga tersebut, Morotai tidak hanya dipandang sebagai daerah kepulauan dengan potensi wisata, tetapi diarahkan untuk memiliki sistem konektivitas transportasi yang mampu menopang pertumbuhan destinasi wisata dalam jangka panjang.

Pemda Morotai pun berharap dukungan Pemerintah Pusat tersebut segera diwujudkan dalam program konkret di lapangan, sehingga potensi wisata Morotai tidak sekadar menjadi aset yang dibicarakan, tetapi benar-benar mampu menggerakkan ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing pariwisata nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini