1.638 Kasus Kriminal 2025: Penganiayaan Paling Banyak Terjadi di Maluku Utara

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono (Foto/Yasim Mujair/kierahapost.com)

SOFIFI – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara mencatat penurunan jumlah kasus kriminal sepanjang tahun 2025.

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono mengatakan, pada bidang operasional penegakan hukum, total kasus yang ditangani Ditreskrimum Polda Maluku Utara bersama Polres jajaran selama tahun 2025 mencapai 1.638 kasus.

“Jumlah ini mengalami penurunan sekitar 2,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 1.682 kasus,” ujar Jenderal dua bintang itu saat menggeal prses rilis akhir tahun di Sofifi Selasa (29/12/2025).

Meski demikian, Kapolda mengungkapkan bahwa kasus penganiayaan masih menjadi tindak pidana yang paling dominan ditangani aparat kepolisian sepanjang tahun 2025.

“Kasus penganiayaan tercatat sebanyak 344 kasus, disusul kasus pengeroyokan sebanyak 131 kasus,” jelasnya.

Kapolda menegaskan, Polda Maluku Utara terus mengoptimalkan langkah preventif dan represif guna menekan angka kriminalitas, sekaligus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.

“Upaya penegakan hukum akan terus kami tingkatkan demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Maluku Utara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini