Viral Sopir Taksi Pangkalan Usir Penumpang Grab di Pelabuhan Ternate, Kapolda: Negara Tidak Boleh Kalah
TERNATE – Aksi seorang sopir taksi pangkalan yang mengusir penumpang taksi online Grab di kawasan Pelabuhan Armada Semut, Kelurahan Mangga Dua, Kota Ternate Selatan, Maluku Utara, viral di media sosial dan menuai kecaman publik.
Pengemudi taksi pangkalan bernama Sahhril Bayau akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden adu mulut yang melibatkan wisatawan asal Jakarta dan pengemudi Grab. Ia mengaku peristiwa tersebut terjadi karena kesalahpahaman.
“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada penumpang maupun pihak dari Jakarta. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut,” ujar Sahhril saat memberikan klarifikasi, Jumat (16/1/2026).
Sebelumnya, sebuah video yang beredar luas memperlihatkan cekcok antara wisatawan dengan sopir taksi pangkalan di sekitar Pelabuhan Armada Semut.
Dalam rekaman tersebut, wisatawan mengaku telah memesan taksi online untuk melanjutkan perjalanan.Keberadaan taksi online itu dipersoalkan oleh sopir taksi pangkalan.
Meski wisatawan menyebut sudah berada di luar area pelabuhan, sopir taksi pangkalan diduga tetap mengejar dan menegur mereka dengan nada tinggi hingga memicu adu mulut.
Insiden ini pun memicu beragam reaksi warganet. Banyak pihak menyayangkan kejadian tersebut karena dinilai mencoreng citra pariwisata Maluku Utara dan membuat wisatawan merasa tidak aman, terutama pendatang yang baru tiba di Ternate.
Menanggapi kejadian itu, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono menegaskan tidak boleh ada praktik premanisme dalam bentuk apa pun di wilayah Maluku Utara.
“Tidak boleh ada premanisme di Maluku Utara. Negara hadir, negara tidak boleh kalah,” tegas Kapolda.
Polda Maluku Utara memastikan akan menindak tegas setiap tindakan yang mengganggu keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat dan wisatawan, khususnya di kawasan strategis seperti pelabuhan dan pintu masuk daerah.







Tinggalkan Balasan