Gedung Baru FTIK IAIN Ternate Bocor, APH Didesak Usut Dugaan Korupsi Rp 39 Miliar

Gedung Kuliah Terpadu Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Ternate yang bocor (Foto/istimewa)

TERNATE – Proyek pembangunan Gedung Kuliah Terpadu Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Ternate senilai Rp 39,3 miliar yang bersumber dari anggaran Kementerian Agama RI tahun 2024 disorot tajam.

Gedung yang baru dibangun itu kini sudah mengalami kerusakan serius dan kuat diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi.

Praktisi hukum Maluku Utara, Bahtiar Husni, menilai kondisi bangunan tersebut sebagai tamparan keras bagi pengelolaan anggaran negara. Pasalnya, atap gedung dilaporkan bocor di sejumlah titik, sementara plafon mulai copot meski proyek belum lama selesai.

“Bangunan ini baru selesai tapi sudah rusak. Ini bukan kelalaian biasa, tapi indikasi kuat adanya penyimpangan dalam pekerjaan proyek,” tegas Bahtiar, Senin (2/2/2026).

Proyek yang dikerjakan oleh PT Lasisco Haltim Raya itu dinilai sarat masalah, Bahtiar mendesak Polda Maluku Utara serta Kejaksaan Tinggi Maluku Utara segera mengusut dugaan korupsi dan menelusuri aliran anggaran proyek tersebut.

Ia juga menuntut pemanggilan Rektor IAIN Ternate, Dr. Radjiman Ismali, serta pihak Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kementerian Agama RI, karena dinilai memiliki tanggung jawab penuh sejak proses tender hingga pelaksanaan pekerjaan.

“Proyek di atas Rp 39 miliar ini tidak mungkin bermasalah tanpa keterlibatan banyak pihak. Semua harus dipanggil dan diperiksa,” katanya.

‎Bahtiar menegaskan, sikap diam Aparat Penegak Hukum justru memperkuat dugaan adanya pembiaran.

“Kalau APH terus bungkam, publik akan menilai hukum hanya tajam ke bawah. Ini uang negara, bukan uang pribadi,” ujarnya.

Ia menutup dengan mendesak agar kasus tersebut segera dibuka ke publik secara transparan agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tidak semakin runtuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini