Korban Longboat Terbalik di Perairan Loloda Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Kierahapost.com Riski Samsudin
Korban Longboat Terbalik di Perairan Loloda Ditemukan Meninggal (Foto/istimewa)

HALBAR – Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Musrin Salasa (45 tahun), warga Desa Kahatola, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (7/7/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah longboat yang dikemudikannya terbalik akibat kemasukan air saat berlayar menuju Pulau Tofu-Tofu pada Senin (6/7/2026).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Ternate, Ferdinando Jofandri, mengatakan saat menerima laporan kejadian, Tim Rescue Basarnas Ternate langsung bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian.

Namun, di tengah perjalanan, tim menerima informasi dari pihak keluarga bahwa korban telah ditemukan lebih dahulu oleh masyarakat yang ikut melakukan pencarian.

‎“Pada pukul 09.10 WIT, korban ditemukan di koordinat 1°40’22.6″N/127°32’09.0″E dalam kondisi meninggal dunia oleh masyarakat yang membantu pencarian,” kata Ferdinando.

Tim Rescue kemudian melakukan verifikasi di lokasi dan memastikan jasad yang ditemukan merupakan Musrin Salasa. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju rumah duka.

“Pukul 13.10 WIT jenazah tiba di rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” ujarnya.

Basarnas Ternate turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan nelayan Desa Kahatola yang secara aktif membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

Sebelumnya, korban bersama seorang rekannya berangkat menggunakan longboat menuju Pulau Wadui untuk menebang pohon. Setelah menurunkan rekannya di tepi pantai Pulau Wadui, Musrin melanjutkan perjalanan seorang diri menuju Pulau Tofu-Tofu.

Di tengah perjalanan, longboat yang dikemudikannya diduga kemasukan air hingga terbalik. Korban dilaporkan hilang, sementara perahunya ditemukan tanpa awak.

Pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Loloda yang selanjutnya diteruskan ke Basarnas Ternate untuk meminta bantuan operasi pencarian.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kansar Ternate, Polsek Loloda, keluarga korban, masyarakat, serta nelayan Desa Kahatola. Setelah korban ditemukan, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini