Gempa 5,6 SR Perparah Kerusakan Pelabuhan Bataka di Halbar

Kierahapost.com Riski Samsudin
Foto Pelabuhan Bataka di Halbar rusak akibat gemla 5,6 SR (Dok/istimewa)

HALBAR – Gempa bumi berkekuatan 5,6 Skala Richter mengguncang Kabupaten Halmahera Barat pada Rabu (5/8/2026) memperparah kerusakan fasilitas milik Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Jailolo di Pelabuhan Bataka, Desa Bataka, Kecamatan Ibu Selatan.

Kerusakan tersebut terungkap setelah tim operasional UPP Kelas III Jailolo melakukan inspeksi terhadap kondisi pelabuhan pascagempa.

Kepala UPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur pelabuhan yang sebelumnya telah mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter pada 7 April 2026.

‎”Hasil pemeriksaan menunjukkan gempa 5,6 SR memperparah kerusakan yang sebelumnya sudah terjadi di Pelabuhan Bataka,” kata Rosihan kepada media, Kamis (6/8/2026).

Berdasarkan hasil inspeksi, Dermaga Segmen II Pelabuhan Bataka dengan ukuran panjang 35 meter dan lebar 8 meter mengalami penurunan sekitar 30 sentimeter. Selain itu, struktur Trestle Segmen I berukuran panjang 35 meter dan lebar 6 meter juga ditemukan mengalami penurunan.

UPP Kelas III Jailolo akan melaporkan hasil pemeriksaan tersebut kepada instansi terkait sebagai dasar penanganan lebih lanjut. Kerusakan pada fasilitas pelabuhan itu diharapkan segera mendapat perhatian agar tidak mengganggu aktivitas transportasi laut maupun keselamatan pengguna pelabuhan.

Hingga saat ini, pihak UPP Kelas III Jailolo terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi infrastruktur Pelabuhan Bataka pascagempa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini