Polisi Buru Pelaku Dugaan Penyelundupan BBM di PLN Saketa

Dok ilustrasi

HALSEL – Dugaan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) di lingkungan PLN ULP Saketa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, mulai diusut aparat kepolisian.

Polres Halmahera Selatan melalui Polsek Gane Barat kini memburu terduga pelaku setelah menerima laporan dari Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir, terkait dugaan aktivitas penyelundupan BBM di lingkungan perusahaan tersebut.

‎Kapolsek Gane Barat, IPDA Ruslan Anwar, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta memastikan bagaimana praktik tersebut dilakukan.

Menurutnya, polisi belum dapat memastikan siapa yang berada di balik dugaan penyelundupan tersebut. Aparat masih mendalami kemungkinan keterlibatan warga maupun oknum pegawai PLN.

‎“Saat kejadian itu tidak tahu pelakunya siapa, entah itu warga atau pegawai PLN,” kata Ruslan,Minggu (9/8/2026).

Informasi yang diperoleh menyebutkan adanya dugaan keterlibatan oknum pegawai PLN ULP Saketa. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya lantaran polisi masih melakukan penyelidikan dan belum menetapkan pihak tertentu sebagai pelaku.

Polisi juga mengalami kendala dalam proses pengungkapan kasus tersebut karena terduga pelaku disebut berhasil melarikan diri ketika kejadian berlangsung.

Untuk mempercepat pengungkapan, Polsek Gane Barat meminta pihak PLN ULP Saketa ikut memberikan informasi apabila mengetahui pihak yang dicurigai maupun memiliki bukti yang dapat membantu penyelidikan.

‎“Kami meminta bantuan kepada Kepala PLN bersama-sama mengungkap. Kalau memang ada yang dicurigai, bukti-buktinya cukup, tolong diinformasikan sehingga kita panggil yang bersangkutan,” ujar Kapolsek.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut, berupa enam jeriken kosong dan satu selang.

‎Barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap dugaan praktik penyelundupan BBM di lingkungan PLN ULP Saketa.

Hingga kini, polisi masih mendalami identitas terduga pelaku, asal dan tujuan BBM, serta modus yang digunakan dalam dugaan aktivitas tersebut.

Polsek Gane Barat menegaskan penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga belum menyimpulkan adanya keterlibatan pegawai PLN sebelum ditemukan bukti yang cukup.

Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan aktivitas tersebut terjadi di lingkungan PLN ULP Saketa dan melibatkan BBM yang penggunaannya berkaitan dengan operasional pelayanan kelistrikan.

“Kami memastikan proses hukum akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang ditemukan di lapangan,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini