Lapas Ternate Razia Blok Hunian, Dua Handphone Ditemukan
TERNATE – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate kembali melakukan penggeledahan blok hunian warga binaan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Rabu (16/9/2026).
Penggeledahan yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIT tersebut dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Ternate Faozul Ansori dengan melibatkan pejabat struktural, regu jaga siang serta personel gabungan aparat keamanan.
Personel gabungan yang terlibat dalam kegiatan tersebut berasal dari Polsek Pulau Ternate, Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor dan Koramil Pulau Ternate.
Petugas menyasar Blok A kamar 4 dan kamar 5 serta Blok B kamar 3 dan kamar 5 yang dihuni warga binaan perkara narkotika.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam blok hunian. Barang tersebut berupa kabel terminal, alat makan stainless, kaleng aluminium, dua unit handphone dan korek api.
“Penggeledahan ini merupakan bagian dari deteksi dini untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas Kelas IIA Ternate,” ujar Kalapas Kelas IIA Ternate, Faozul Ansori.
Ia menegaskan, seluruh barang yang ditemukan langsung diamankan petugas untuk dilakukan pendataan dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Setiap temuan kami amankan dan akan ditindaklanjuti sesuai aturan. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga Lapas tetap aman dan tertib,” katanya.
Penggeledahan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-61.OT.02.02 Tahun 2026 tanggal 14 September 2026 tentang Kewaspadaan dalam rangka deteksi dini pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas, LPKA dan Rutan di seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam rapat koordinasi Kementerian Imigrasi dan PemasyarakatanSetelah seluruh rangkaian penggeledahan selesai, kondisi Lapas Kelas IIA Ternate dilaporkan aman dan terkendali.
“Hasil kegiatan ini akan kami laporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut untuk memperkuat pengamanan di Lapas Kelas IIA Ternate,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan