Aliong Mus Akui Berteman dengan Tersangka Yopi Kasus Korupsi Isda Taliabu

Aliong Mus usai di periksa Kejati Malut (Foto/Yasim Mujair/kierahapost.com)

TERNATE – Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, mengakui memiliki hubungan pertemanan yang baik dengan Yopi Saraung, tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Istana Daerah (Isda) Pulau Taliabu.

‎Pengakuan itu disampaikan Aliong usai menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, terkait proyek pembangunan Isda yang dibiayai melalui APBD 2023 dengan total anggaran Rp 17,5 miliar.

“Iya, saya dengan Yopi itu berteman. Terima kasih ya,” ujar Aliong singkat kepada wartawan, Senin (5/1/2026).

‎Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Maluku Utara, proyek pembangunan Isda Pulau Taliabu diduga menimbulkan kerugian negara hingga Rp8 miliar.

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Damai Sejahtera Membangun, tempat Yopi Saraung menjabat sebagai komisaris.

Selain proyek Isda, Kejati Maluku Utara juga menyoroti dua proyek infrastruktur jalan di Pulau Taliabu yang diduga bermasalah. Kedua proyek tersebut yakni pembangunan jalan Tabona – Peleng (beton) senilai Rp 7,3 miliar yang dikerjakan CV Sumber Berkat Utama, serta proyek peningkatan jalan Tikong – Nunca (butas) lanjutan senilai Rp 10,9 miliar yang dikerjakan CV Berkat Porodisa.

Dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Istana Daerah Pulau Taliabu, penyidik Pidsus Kejati Maluku Utara telah menetapkan tiga tersangka, masing-masing S alias Suprayitno selaku mantan Kepala Dinas PUPR Pulau Taliabu, MPR alias Melanton, serta Yopi Saraung selaku Komisaris PT Damai Sejahtera Membangun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini