Polres Ternate Siaga Penuh, Kapolres Perintahkan Evakuasi Cepat Antisipasi Gempa Susulan
TERNATE – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, menyiagakan seluruh personel untuk mengantisipasi potensi gempa susulan pascagempa bermagnitudo 7,6 yang berpusat di Bitung, Sulawesi Utara, dan dirasakan hingga wilayah Maluku Utara, termasuk Kota Ternate.
Kapolres menegaskan, langkah cepat berupa evakuasi masyarakat harus segera dilakukan apabila kondisi darurat terjadi, guna mencegah adanya korban jiwa.
Perintah ini bukan hanya berlaku bagi Kapolsek atau perwira, tetapi seluruh personel, termasuk Bhabinkamtibmas di wilayah Kota Ternate,” ujar Anita saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Polres Ternate telah menyebarkan personel di sejumlah kecamatan, termasuk Kecamatan Pulau Batang Dua yang turut terdampak gempa. Hingga saat ini, personel yang ditugaskan masih berada di lapangan untuk memantau situasi dan terus mengirim laporan secara berkala.
“Personel yang kami sebarkan belum kembali, mereka terus melaporkan perkembangan situasi dari lapangan,” katanya.
Selain itu, Kapolres juga menginstruksikan seluruh jajaran Kapolsek untuk melakukan pendataan kebutuhan masyarakat terdampak, mulai dari kebutuhan logistik seperti makanan dan minuman hingga tempat tinggal sementara.
“Anggota di lapangan sudah saya perintahkan untuk mendata kebutuhan warga. Jika diperlukan tempat tinggal, kami siap membangun tenda darurat serta menyiapkan bantuan makanan,” jelasnya.
Untuk penanganan di Pulau Batang Dua, Polres Ternate bersama TNI dan Pemerintah Kota Ternate dijadwalkan bergerak melakukan penanganan lanjutan, termasuk pembersihan puing-puing bangunan yang rusak akibat gempa.
“Sore ini tim dari Polres bersama Pemkot akan bergerak melakukan pembersihan puing bangunan yang roboh akibat gempa,” tandasnya.
Meski Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mencabut peringatan dini tsunami, Kapolres tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir.
“Kami minta masyarakat tetap waspada, khususnya yang berada di pesisir pantai. Tetap tenang, jangan panik, tetapi selalu siaga,” pungkasnya.









Tinggalkan Balasan