Alarm Bahaya! 10 Kasus Kebakaran Hantam Halbar Sepanjang Tahun 2025, Korsleting Listrik Jadi Biang Utama
HALBAR – Ancaman kebakaran di Kabupaten Halmahera Barat,Maluku Uata, sepanjang tahun 2025 masih tergolong tinggi. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) mencatat sedikitnya 10 peristiwa kebakaran terjadi, dengan mayoritas menyasar bangunan rumah warga.
Kepala Bidang Damkar Halbar, Djrurahman Selphia, mengungkapkan bahwa sebagian besar insiden dipicu oleh masalah kelistrikan.
“Dari total kejadian tersebut, kebakaran didominasi oleh bangunan rumah atau gedung sebanyak 10 kasus. Penyebabnya, korsleting listrik sebanyak 8 kali dan kompor atau tungku sebanyak 2 kali,” jelas Djrurahman, Kamis (23/4/2026).
Tak hanya kebakaran, Damkar Halbar juga menangani sejumlah kasus penyelamatan non-kebakaran sepanjang tahun yang sama. Di antaranya, pelepasan cincin warga sebanyak 5 kali, penangkapan ular di rumah warga 1 kali, serta penanganan sarang tawon sebanyak 5 kali.
Menurut Djrurahman, tingginya angka kebakaran ini menjadi sinyal serius bahwa risiko di lingkungan permukiman masih belum tertangani secara maksimal. Faktor seperti instalasi listrik yang tidak standar, aktivitas rumah tangga, hingga kepadatan hunian menjadi pemicu utama.
“Sepanjang 2025, kejadian kebakaran di Halmahera Barat masih cukup tinggi dan didominasi rumah tinggal. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah kebakaran sejak dini. Kesadaran terhadap standar keamanan, terutama dalam penggunaan instalasi listrik dan peralatan dapur, dinilai sangat krusial.
“Kami berharap ke depan ada peningkatan kesadaran masyarakat dalam pencegahan kebakaran, mulai dari memastikan instalasi listrik aman hingga lebih berhati-hati dalam aktivitas rumah tangga,” pungkasnya.





Tinggalkan Balasan