Karhutla Meluas, BPBD Halbar Turun di Empat Kecamatan

Kierahapost.com Riski Samsudin
Karhutla di Halbar Meluas BPBD Turun di Empat Kecamatan (Dok/istimew)

HALBAR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah titik di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halbar melakukan penanganan di empat kecamatan sejak Agustus hingga Oktober 2026.

Empat wilayah yang menjadi fokus penanganan tersebut yakni Kecamatan Jailolo, Jailolo Selatan, Sahu Timur, dan Ibu Selatan.

Kepala BPBD Halbar, Wawan Gunawan M. T. Ali, menegaskan bahwa upaya penanganan karhutla telah dilakukan selama tiga bulan terakhir dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.

“Penanganan karhutla ini kita lakukan sejak bulan Agustus hingga Oktober 2026,” kata Wawan kepada media ini, Kamis (15/10/2026).

Ia menjelaskan, penanganan kebakaran dilakukan melalui kerja sama dengan TNI/Polri, pemadam kebakaran (Damkar), serta masyarakat di desa-desa yang terdampak.

“Penanganan karhutla ini kita bekerja sama dengan tiga instansi terkait, yakni TNI/Polri, Damkar, serta dibantu masyarakat di daerah kebakaran,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Halbar, Irfan Idrus, mengatakan pihaknya telah mendirikan pos penanganan karhutla di Kecamatan Ibu Selatan.

Menurutnya, keberadaan pos tersebut bertujuan mempercepat koordinasi dan memperpendek rentang kendali penanganan kebakaran, khususnya di wilayah Ibu dan sekitarnya.

“Penempatan pos penanganan karhutla di Ibu Selatan itu sebagai langkah untuk mempercepat rentang kendali penanganan karhutla di wilayah Ibu,” tutur Irfan.

Irfan menyebutkan, kemarau panjang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

BPBD Halbar mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan maupun semak belukar. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama saat berkendara atau berada di kawasan kering.

Selain itu, masyarakat diingatkan agar tidak membakar sampah secara sembarangan di sekitar lahan maupun pekarangan rumah.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar, jangan membuang puntung rokok sembarangan, dan jangan membakar sampah di sekitar lahan atau pekarangan rumah karena semua itu dapat memicu terjadinya kebakaran,” pungkasnya.

BPBD Halbar berharap masyarakat ikut berperan aktif mencegah karhutla agar kebakaran tidak meluas dan mengancam lingkungan serta permukiman warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini