Pantau Operasi Katarak Gratis, Kajati Maluku Utara Terharu Pasien Kembali Bisa Melihat

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberthus M. Tacoy temui pasien katarak (Dok/istimewa)

TERNATE – Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberthus M. Tacoy, bersama Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, memantau langsung pelaksanaan pemeriksaan dan operasi katarak gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie, Ternate, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan yang digelar Kejaksaan Tinggi Maluku Utara tersebut diikuti sekitar 300 pasien dari berbagai wilayah di Provinsi Maluku Utara. Pelayanan kesehatan ini berlangsung selama dua hari, 24 – 25 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Maluku Utara.

Program operasi katarak gratis ini merupakan bentuk kepedulian Kejati Maluku Utara terhadap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan, terutama warga yang membutuhkan penanganan medis, tetapi memiliki keterbatasan biaya.

Dalam kunjungannya, Roberthus M. Tacoy bersama Sarbin Sehe meninjau langsung proses pelayanan pasien hingga ke ruang operasi. Keduanya turut melihat pelaksanaan tindakan medis yang dilakukan tim kesehatan dengan tetap memperhatikan prosedur dan standar keselamatan di lingkungan rumah sakit.

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberthus M. Tacoy di dampinggi Wakil Gubernur dan doktet pantau paseian katarak (Dok/istimewa)

Suasana haru terasa ketika sejumlah pasien yang telah menjalani operasi menyampaikan perkembangan kondisi penglihatan mereka. Respons positif tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Kajati Maluku Utara.

“Tadi ada beberapa pasien yang selesai operasi. Awalnya, penglihatan mereka kurang terang, tetapi setelah menjalani pemeriksaan dan operasi, para pasien menyampaikan bahwa mereka sudah bisa melihat. Ini sangat luar biasa,” ungkap Roberthus.

Jaksa dua bintang itu mengaku bersyukur program tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pasien yang selama ini mengalami keterbatasan penglihatan dan membutuhkan tindakan operasi.

Menurutnya, pelayanan kesehatan seperti ini diharapkan tidak hanya membantu memulihkan fungsi penglihatan pasien, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup mereka agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Pelaksanaan kegiatan tersebut juga mencerminkan sinergi antara Kejati Maluku Utara, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dan tenaga kesehatan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Melalui pemeriksaan dan operasi katarak gratis ini, Kejati Maluku Utara berharap semakin banyak warga yang memperoleh kesempatan untuk mendapatkan penanganan medis secara layak tanpa terbebani biaya pengobatan yang besar,”tandasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini