Kajati Maluku Utara Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Perkuat Komitmen Pengabdian

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Roberthus Melchisedek Tacoy, S.H., M.H. memimpin upacata hari sumpah pemuda (Dok/istimewa)

TERNATE – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Roberthus Melchisedek Tacoy, S.H., M.H., memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 sebagai Inspektur Upacara di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Ternate, Rabu (28/10/2026).

Upacara berlangsung tertib dan khidmat, diikuti para pejabat utama serta seluruh pegawai Kejaksaan Tinggi Maluku Utara. Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, menjaga persatuan, serta meneguhkan komitmen seluruh insan Adhyaksa dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

‎Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut mengandung pesan penting tentang perlunya menanamkan semangat patriotisme, kegigihan dalam memperjuangkan cita-cita, serta kepedulian terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Dalam amanat Jaksa Agung Republik Indonesia yang dibacakan Kajati Maluku Utara, ditegaskan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.

“Persatuan dan kesatuan bangsa merupakan nilai fundamental yang harus terus dijaga. Setiap elemen bangsa memiliki tanggung jawab untuk menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” demikian pesan yang ditekankan dalam amanat tersebut.

Nilai-nilai Sumpah Pemuda, lanjut pesan dalam amanat itu, harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.Kesadaran kebangsaan, penghormatan terhadap hukum, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi bagian penting dari pengabdian setiap warga negara.

‎Bagi insan Adhyaksa, semangat tersebut memiliki relevansi kuat dalam pelaksanaan tugas dan fungsi penegakan hukum. Profesionalisme, loyalitas terhadap konstitusi, serta integritas dalam menjalankan kewenangan merupakan prinsip yang harus senantiasa dijaga.

“Semangat Sumpah Pemuda hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui pengabdian yang tulus, tanggung jawab, dan penegakan hukum yang berintegritas serta berkeadilan,” menjadi pesan yang sejalan dengan nilai-nilai yang ditekankan dalam peringatan tersebut.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat atas ikrar bersejarah yang dicetuskan para pemuda pada 28 Oktober 1928.

Semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu bangsa harus terus dipelihara dan diterapkan dalam menghadapi dinamika serta tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Melalui momentum ini, Kejaksaan Tinggi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat nilai persatuan, menanamkan budaya integritas, serta meningkatkan profesionalisme seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab institusi.

‎Dengan semangat Hari Sumpah Pemuda ke-98, diharapkan nilai patriotisme, kegigihan, dan empati menjadi landasan bagi seluruh insan Adhyaksa dalam membangun institusi yang profesional, berintegritas, dan terpercaya, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini