Hujan Guyur Sofifi Setelah Berbulan-bulan Kering

Dok istimewa

SOFIFI – Hujan dengan intensitas sedang disertai angin mengguyur wilayah Sofifi, Maluku Utara, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 13.48 WIT.

Hujan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi warga setelah Sofifi dan sekitarnya dilanda cuaca panas dan kering selama beberapa bulan terakhir.

Hujan dengan intensitas sedang berlangsung sekitar 20 menit. Setelah itu, intensitas hujan berangsur menurun menjadi ringan dan masih mengguyur sejumlah wilayah di Sofifi hingga berita ini diturunkan.

“Alhamdulillah, setelah sekian bulan mengalami musim panas akhirnya hujan,” kata salah seorang warga Sofifi.

Pantauan di lapangan, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Sejumlah kendaraan masih melintas di ruas-ruas jalan meski permukaan jalan terlihat basah akibat guyuran hujan.

Turunnya hujan ini terjadi di tengah periode kemarau yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Maluku Utara.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya menyebut sebagian besar wilayah Maluku Utara masih berada pada periode puncak musim kemarau pada September 2026.

BMKG juga memprakirakan peluang curah hujan di bawah 50 milimeter per bulan masih cukup tinggi di wilayah Maluku Utara.

Meski demikian, kondisi kemarau tidak berarti hujan sama sekali tidak turun. Pada periode 7 – 10 September 2026, cuaca di sejumlah wilayah Indonesia diprakirakan bervariasi, mulai dari cerah berawan hingga hujan sedang.

Hujan yang mengguyur Sofifi pun disambut lega oleh masyarakat. Setelah berbulan-bulan menghadapi cuaca panas dan minim hujan, guyuran air dari langit menjadi penyegar sekaligus membawa rasa lega bagi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini