Polisi Sita 22 Botol Pertalite Oplosan di Ternate

Polisi saat amankan 22 Botol Pertalite Oplosan di Ternate (Dok/istimewa)

TERNATE – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara bersama Satreskrim Polres Ternate mengungkap dugaan peredaran BBM jenis Pertalite oplosan di Kelurahan Kulaba, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Minggu (1/11/2026) malam.

Dalam penindakan di Kios FF tersebut, polisi mengamankan 22 botol air mineral berisi BBM yang diduga merupakan Pertalite oplosan. Seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Polres Ternate untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan penjualan BBM oplosan di kios tersebut.

Berdasarkan keterangan pemilik kios berinisial AB (44 tahun), BBM itu dibeli dari seorang pria tidak dikenal yang datang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio M3 125 berwarna silver hijau pada Minggu sekitar pukul 10.30 WIT.

Pria tersebut menawarkan satu jerigen berkapasitas 25 liter yang disebut berisi Pertalite dengan harga Rp 330.000. AB kemudian membeli BBM tersebut dan memindahkannya ke dalam botol air mineral menggunakan selang untuk dijual kembali secara eceran.

Namun, kecurigaan muncul setelah pemilik kios mengaku mencium bau bensin dari BBM tersebut.

Sekitar pukul 13.00 WIT, sebanyak dua liter BBM terjual kepada seorang pengendara sepeda motor Kawasaki KLX seharga Rp 30.000. Ironisnya, sekitar 15 menit kemudian, pembeli itu kembali ke kios dan mengeluhkan sepeda motornya tidak dapat dinyalakan.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto mengatakan, pihak kepolisian masih mendalami dugaan peredaran BBM oplosan tersebut, termasuk menelusuri asal-usul pasokan dan mengidentifikasi pemasoknya.

“Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui asal-usul BBM tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak yang diduga memasoknya. Kami juga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang bukti yang telah diamankan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Polda Maluku Utara tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik penyalahgunaan dan peredaran BBM yang berpotensi merugikan masyarakat serta membahayakan keselamatan pengguna kendaraan.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membeli BBM, khususnya dari penjual yang tidak jelas sumber pasokannya. Apabila menemukan indikasi kecurangan atau praktik penjualan BBM yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan menelusuri lokasi kejadian dan memeriksa kios-kios di sekitar wilayah tersebut guna mengungkap asal-usul BBM serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

“Kami juga masih mendalami dugaan praktik pengoplosan tersebut untuk memastikan jenis dan kandungan BBM yang diamankan,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini