Polisi Trauma Healing Anak di Halmahera Tengah
HALTENG – Kepolisian Daerah Maluku Utara menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak konflik di Kabupaten Halmahera Tengah.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang sempat mengalami ketakutan.
Tim Psikologi Biro SDM Polda Maluku Utara bersama personel Brimob dan Polres Halmahera Tengah turun langsung ke lokasi untuk berinteraksi dengan anak-anak melalui berbagai kegiatan yang menghibur dan edukatif.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak bermain, bercanda, serta diberikan bingkisan. Suasana yang awalnya kaku perlahan berubah menjadi penuh tawa, menandakan anak-anak mulai kembali merasa nyaman.
Kabid humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya anak-anak.
“Trauma healing ini kami lakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak agar mereka bisa kembali ceria dan tidak lagi diliputi rasa takut,” ujar Wahyu, Selasa (7/4/2026).
Ia menegaskan, kehadiran Polri tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga pemulihan kondisi mental masyarakat pasca konflik.
“Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat, terutama anak-anak, dapat kembali menjalani aktivitas dengan normal,” katanya.
Polda Maluku Utara, lanjutnya, akan terus melakukan kegiatan serupa dengan melibatkan berbagai pihak agar proses pemulihan berjalan maksimal.
“Ke depan kami akan terus bersinergi dengan berbagai pihak agar masyarakat bisa segera pulih dan bangkit dari situasi ini,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak di Halmahera Tengah dapat kembali merasakan rasa aman dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang.





Tinggalkan Balasan