Diduga Cabuli Muridnya, Seorang Guru Ngaji di Halsel di Hajar Massa

Ilustrasi

HALSEL – Seorang guru ngaji berinisial M (40 tahun) di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara diamuk massa lantaran diduga cabuli anak di bawah umur yang merupakan santrinya sendiri. Sabtu (29/11/2025).

Peristiwa ini terjadi di Desa Tembal Kecamatan Bacan Selatan, Halsel sekitar pukul 11.00 Wit pagi. Usai kejadian terduga pelaku pencabulan tersebut langsung diamankan pihak kepolisian.

‎Dugaan pencabulan ini terungkap setelah korban berusia 7 tahun itu mengeluhkan ketidaknyamanan fisik kepada neneknya. Dan pihak keluarga langsung membawa korban untuk pemeriksaan medis.

‎Hasil pemeriksaan mengindikasikan adanya luka yang mengarah pada dugaan kuat kekerasan seksual. Ibu korban menjelaskan di Ruang Satreskrim Polres Halmahera Selatan, bahwa dugaan perbuatan pelaku dilakukan di kamar pribadi rumah M.

‎Pelaku diduga membujuk korban dengan iming-iming uang dalam jumlah kecil. Korban baru berani bercerita setelah ditanya berulang kali karena merasa ketakutan.

‎Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Iya barusan ada (ustadz) yang dipukul massa,” ujar Hendra saat di konfirmasi.

Ia menambahkan, bahwa kondisi Ustadz saat ini di bawa ke RSUD Labuha untuk mendapat perawatan karena luka akibat dipukul masa.

‎”Iya lagi dibawa ke rumah sakit karena lumayan lukanya sebab dipukul,” jelasnya.

‎Ia menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan resmi dari keluarga. Penyidik sedang bekerja mengumpulkan keterangan saksi dan bukti pendukung lainnya.

‎Lebih lanjut, ia mengimbau warga menahan diri dan tidak bertindak di luar jalur hukum, dan meminta masyarakat percayakan penanganan perkara ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

‎“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri. Semua proses akan kami tangani dengan profesional dan transparan,” tegasnya mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!